Kirim Ijazah ke Kanada: Legalisasi dan Pengiriman Dokumen
Ijazah dan transkrip sering menjadi dokumen yang paling sulit diganti. Karena itu, kekhawatiran terbesar orang yang akan kirim ijazah ke Kanada adalah dokumen hilang atau ditolak lembaga penerima. Untuk keperluan studi, kerja, atau imigrasi, dokumen pendidikan biasanya perlu disahkan agar diakui di luar negeri. Panduan ini menjelaskan urutan yang umum: memutuskan apakah yang dikirim salinan atau asli, mengurus legalisasi, menyiapkan terjemahan bila diminta, lalu mengirim dengan aman dan melacaknya. Rujukan resmi dicek pada Oktober 2026. Persyaratan akhir selalu ditentukan oleh lembaga penerima di Kanada, jadi tanyakan kepada mereka lebih dulu.
Kirim ijazah ke Kanada: salinan atau asli
Pertanyaan pertama adalah apa yang sebenarnya diminta. Banyak lembaga hanya meminta salinan yang disahkan, sebagian meminta dokumen asli yang akan dikembalikan, dan sebagian lain menerima unggahan digital terlebih dahulu. Jangan mengirim ijazah asli bila tidak ada permintaan tertulis yang jelas.
- Salinan yang disahkan. Lebih aman karena aslinya tetap Anda pegang, dan lebih murah bila hilang.
- Dokumen asli. Hanya bila diminta secara resmi, dan sebaiknya setelah Anda membuat beberapa salinan berwarna sebagai cadangan.
- Unggahan digital. Biasanya menjadi tahap awal sebelum dokumen fisik diminta.
Tanyakan juga ke mana dokumen harus dialamatkan, siapa penerimanya, dan apakah ada nomor referensi aplikasi yang perlu dicantumkan pada paket. Simpan jawabannya secara tertulis.
Legalisasi dan penerjemah tersumpah
Dokumen resmi Indonesia yang akan dipakai di luar negeri umumnya perlu disahkan agar pejabat negara lain dapat memastikan keasliannya. Sejak beberapa tahun terakhir, jalur yang berlaku antara Indonesia dan Kanada adalah apostille. Menurut tabel status Konferensi Den Haag tentang Hukum Perdata Internasional (HCCH), Konvensi Apostille mulai berlaku bagi Indonesia pada 4 Juni 2022 dan bagi Kanada pada 11 Januari 2024. Datanya ada di tabel status Konvensi Apostille HCCH.
Apostille di Indonesia
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum menyediakan layanan legalisasi apostille. Menurut halaman layanan Apostille AHU, dokumen resmi Indonesia yang akan dipakai di luar negeri harus lebih dulu dilegalisasi oleh pejabat publik di instansi penerbitnya, lalu dipindai untuk diajukan. Layanan ini hanya berlaku untuk negara yang mengakui sertifikat apostille. Alurnya menurut halaman itu: mengajukan permohonan lewat aplikasi Legalisasi Apostille, diverifikasi oleh Ditjen AHU, membayar setelah permohonan disetujui, lalu melanjutkan ke pencetakan sertifikat atau stiker legalisasi di loket.
Untuk ijazah, langkah awalnya biasanya mengurus pengesahan pada instansi penerbit, misalnya sekolah, perguruan tinggi, atau dinas terkait. Karena prosedur tiap penerbit berbeda, tanyakan kepada mereka dokumen apa yang harus disahkan lebih dulu. Prosedur dan syarat bisa berubah, jadi cek halaman AHU sebelum mengajukan.
Penerjemahan
Bila lembaga penerima meminta terjemahan resmi, tanyakan format dan jenis penerjemah yang mereka terima. Jangan menerjemahkan sendiri bila lembaga menetapkan penerjemah tersertifikasi, karena dokumen bisa ditolak dan Anda harus mengulang. Serahkan juga salinan terjemahan bersama dokumen asli yang telah disahkan.
Urutan kerja yang disarankan
Agar tidak ada langkah yang terbalik, ikuti urutan berikut dan jangan melompat ke pengiriman sebelum dokumen siap.
- Tanyakan kepada lembaga di Kanada dokumen apa yang diminta, dalam bentuk apa, dan batas waktunya.
- Hubungi penerbit ijazah dan tanyakan prosedur pengesahan dokumen untuk keperluan luar negeri.
- Ajukan legalisasi apostille melalui layanan AHU setelah dokumen disahkan penerbit.
- Siapkan terjemahan bila diminta, dan pastikan terjemahan menyertai dokumen yang disahkan.
- Buat salinan dan foto seluruh dokumen sebelum dikemas.
- Kemas, deklarasikan isi, kirim, lalu lacak sampai penerima mengonfirmasi.
Dengan urutan ini, setiap tahap memiliki bukti tertulis yang membantu bila ada pertanyaan dari lembaga penerima.
Menghubungi lembaga penerima dengan tepat
Tanyakan pertanyaan yang spesifik supaya jawabannya bisa dipakai. Misalnya, apakah mereka menerima dokumen yang sudah di-apostille tanpa pengesahan lain, apakah salinan berwarna cukup atau harus dokumen asli, dan siapa yang perlu dicantumkan sebagai penerima pada alamat. Minta jawaban tertulis lewat surel dan simpan. Jika persyaratan mereka berbeda dari yang Anda duga, penyesuaian lebih mudah dilakukan sebelum dokumen dikirim.
Hindari asumsi
Penerima di Kanada bisa berupa universitas, lembaga penilai kredensial, atau instansi imigrasi dan pemberi kerja. Sebagian lembaga mungkin meminta dokumen dikirim langsung dari institusi asal atau hanya menerima salinan digital lebih dulu. Persyaratan bisa berbeda antarprogram, jadi jangan menganggap pengalaman orang lain berlaku untuk Anda, dan jangan menganggap dokumen untuk keperluan studi pasti memenuhi syarat untuk keperluan imigrasi atau pekerjaan.
Menyimpan arsip digital
Sebelum paket berangkat, pindai semua dokumen dengan resolusi yang jelas dan simpan di dua tempat, misalnya penyimpanan awan dan perangkat lain. Beri nama berkas yang konsisten, misalnya jenis dokumen dan tanggal. Arsip ini berguna bila lembaga meminta unggahan cepat sebelum dokumen fisik tiba, dan menjadi cadangan bila dokumen fisik hilang di perjalanan.
Catat pula nomor sertifikat apostille dan tanggal penerbitannya. Informasi itu membantu pihak lain memverifikasi keaslian dokumen Anda bila diperlukan.
Memilih layanan dan menyiapkan amplop
Dokumen pendidikan ringan tetapi berharga. Prioritasnya adalah layanan yang bisa dilacak dan menyediakan perlindungan bila paket hilang. Halaman cek ongkir luar negeri menyebutkan bahwa asuransi pengiriman tersedia, jadi pertimbangkan perlindungan itu untuk dokumen penting. Gunakan nilai yang wajar dan jelaskan isi paket dengan benar.
Untuk amplop dan kemasan:
- Masukkan dokumen ke map plastik atau kantong bening agar tidak basah.
- Gunakan amplop kaku atau kardus tipis supaya dokumen tidak tertekuk.
- Jangan melipat ijazah atau sertifikat apostille.
- Sertakan satu lembar daftar isi dan kontak penerima di dalam kemasan.
- Foto semua dokumen sebelum amplop ditutup sebagai cadangan.

Pada deskripsi isi, tulis dengan jelas, misalnya "ijazah sarjana dan transkrip nilai, dokumen pendidikan". Panduan checklist foto dan dokumen untuk bea cukai memberi contoh cara menulis deskripsi yang jelas dan konsisten.
Kesalahan yang sering terjadi
- Mengirim dokumen asli tanpa salinan. Bila hilang, Anda harus mengurus penerbitan ulang yang jauh lebih lama.
- Melompati pengesahan penerbit. Apostille hanya mengesahkan tanda tangan atau segel pejabat, sehingga dokumen harus lebih dulu sah dari penerbitnya.
- Melipat atau menjepit dokumen. Bekas lipatan atau jepitan dapat membuat dokumen tampak rusak.
- Alamat tanpa nama kontak. Dokumen pendidikan sering ditujukan ke bagian tertentu, sehingga tanpa nama paket bisa nyasar di dalam gedung.
- Tidak menyimpan bukti. Tanpa bukti kirim dan konfirmasi terima, Anda sulit membuktikan bahwa dokumen sudah sampai.
Periksa daftar ini sebelum paket diserahkan. Beberapa menit untuk pemeriksaan bisa menghemat banyak waktu bila ada masalah di kemudian hari.
Pelacakan dan bukti terima
Setelah paket diserahkan, simpan nomor resi dan bagikan kepada penerima. Pantau statusnya secara berkala. Cara membaca status dasar dijelaskan di artikel lacak resi internasional. Minta penerima mengonfirmasi bahwa dokumen sudah diterima dan masih utuh, lalu simpan konfirmasi itu bersama bukti pengiriman.
Bila lembaga penerima menetapkan tenggat, kirim jauh sebelumnya. Pemeriksaan dan hari libur dapat menambah waktu, dan tidak ada yang bisa menjanjikan tanggal tiba yang pasti. Gambaran alur layanan kirim paket ke luar negeri ada di beranda untuk membantu Anda memahami langkah dasarnya.
Jika dokumen tertahan
Dokumen dapat tertahan karena alamat kurang lengkap, penerima tidak bisa dihubungi, atau kurir meminta keterangan tambahan. Langkah yang bisa dilakukan:
- Hubungi penerima dan pastikan nomor telepon serta alamatnya benar.
- Periksa status pelacakan untuk melihat titik terakhir paket.
- Siapkan foto dokumen dan bukti pengiriman bila layanan meminta informasi.
- Hubungi layanan pengiriman dengan nomor resi untuk menanyakan langkah berikutnya.
Karena Anda menyimpan salinan dan bukti pengiriman, pengajuan ulang lebih mudah bila ternyata ada dokumen yang hilang.
FAQ: pertanyaan seputar kirim ijazah
Apakah ijazah ke Kanada perlu apostille?
Menurut tabel HCCH, Indonesia dan Kanada sama-sama pihak Konvensi Apostille, sehingga apostille adalah jalur yang relevan. Konfirmasikan kebutuhan Anda kepada lembaga penerima.
Di mana mengurus apostille di Indonesia?
Melalui layanan Legalisasi Apostille Ditjen AHU Kementerian Hukum, setelah dokumen disahkan oleh instansi penerbit.
Apakah saya perlu mengirim ijazah asli?
Hanya bila diminta secara resmi. Salinan yang disahkan biasanya lebih aman, dan aslinya tetap Anda pegang.
Bagaimana melindungi dokumen selama pengiriman?
Gunakan amplop kaku, kantong plastik bening, layanan yang bisa dilacak, dan pertimbangkan asuransi pengiriman.